15 Puisi untuk Kekasih

15 Puisi untuk Kekasih

Kumpulan puisi cinta yang lembut, sederhana, dan penuh perenungan tentang rindu, pertemuan, kesetiaan, serta hal-hal kecil yang membuat cinta tetap hidup.

15 Puisi untuk Kekasih

1. Di Antara Hujan

hujan turun perlahan
seperti namamu yang jatuh
ke dalam pikiranku

aku tidak memanggilnya
tetapi ia datang sendiri
membawa wajahmu

2. Secangkir Pagi

setiap pagi
aku menyeduh kopi

dan entah bagaimana
uapnya selalu membentuk
kenangan tentangmu

mungkin rindu memang suka
bersembunyi di tempat-tempat sederhana

3. Surat yang Tidak Kukirim

aku menulis namamu
di sudut kertas yang sepi

lalu kulipat bersama doa
agar angin membawanya
ke tempatmu berada

meski surat itu
tak pernah benar-benar kukirim

4. Tentang Menunggu

menunggu ternyata bukan pekerjaan sulit

yang sulit adalah
meyakinkan waktu
agar tidak terlalu lambat berjalan

setiap kali menunggumu

5. Bunga di Halaman

bunga itu mekar pagi ini

aku tidak tahu
apakah ia sedang merayakan matahari

atau sedang menirukan caramu
tersenyum kepadaku

6. Namamu

namamu adalah kata
yang paling sering kusebut

meski hanya dalam hati

sebab ada perasaan
yang lebih nyaman tinggal diam
daripada diumumkan

7. Malam yang Panjang

malam terasa panjang

karena bulan sibuk menjaga langit
dan aku sibuk menjaga kenangan

tentangmu

8. Jika Angin Lewat

jika suatu hari angin lewat

dan menyentuh rambutmu

anggap saja itu salam kecil
yang kutitipkan diam-diam

9. Rumah

aku pernah berjalan jauh

melewati banyak jalan
banyak kota
dan banyak wajah

tetapi hatiku selalu pulang
kepadamu

10. Sore Hari

sore datang membawa warna jingga

aku duduk sendiri

dan menemukanmu lagi
di antara langit yang perlahan redup

11. Rahasia Kecil

aku punya rahasia kecil

setiap melihat sesuatu yang indah
aku selalu ingin menunjukkannya kepadamu

seakan-akan dunia ini
lebih lengkap jika kau ikut melihatnya

12. Sebelum Tidur

sebelum tidur
aku menghitung banyak hal

pekerjaan yang belum selesai
janji yang belum ditepati

dan rinduku yang belum sampai

kepadamu

13. Musim

musim boleh berganti

hujan menjadi kemarau
kemarau menjadi hujan

tetapi ada yang tidak berubah

aku masih menemukanmu
di setiap doa

14. Ketika Kau Tersenyum

ketika kau tersenyum

ada yang mendadak tenang

seperti danau yang berhenti beriak
setelah disentuh angin yang baik

aku menyukai saat itu

15. Cinta yang Sederhana

aku tidak ingin menjadi puisi yang megah

cukup menjadi kalimat sederhana

yang kau baca berulang kali
ketika merasa lelah

dan menemukan bahwa

aku masih di sana

menjagamu dengan cara yang paling sunyi:

mencintaimu.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال